106 Pentolan KKB Masuk DPO Polda Papua, Masih Terus Diburu Aparat

Fredy Nuboba
Dirreskrimum Polda Papua Kombes Pol Faisal Ramadhani. (Foto : iNews/Fredy Nuboba)

JAYAPURA, iNews.id - Polda Papua telah menerbitkan 106 daftar pencarian orang (DPO) yang terlibat kelompok kriminal bersenjata (KKB). Upaya pengejaran dan penangkapan saat ini terus dilakukan aparat. 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Papua Kombes Pol Faisal Ramadhani mengatakan, saat ini teridentifikas ada sebanyak kurang lebih 500 anggota KKB yang tersebar di berbagai wilayah di Papua.

"Dari jumlah itu, ada 106 KKB yang masuk DPO. Mereka ini para pentolan KKB," ujarnya, Selasa (31/1/2023).

Menurutnya, setiap tahun Polda Papua menangani 40-50 kasus KKB. Bukan hanya kepada KKB, tetapi juga pihak-pihak yang mendukung, baik lewat logistik maupun lainnya.

Sebelumnya, Ramadhani pernah menyebut banyaknya pemuda bergabung ke KKB diduga akibat terbatasnya lapangan kerja.

"Memang benar saat ini banyak pemuda yang bergabung dan menjadi anggota KKB dan usia mereka di bawah 25 tahun," katanya pada pertengahan Januari lalu.

Selain bergabung dengan KKB, mereka juga seringkali melakukan tindakan kriminal. Dari kenyataan itu, diharapkan pemerintah daerah bersama para pihak merangkul mereka dengan membuka lapangan pekerjaan sehingga memiliki kegiatan yang positif.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bom Aktif Peninggalan PD II Dimusnahkan di Biak Numfor, Cegah Insiden Ledakan Berulang

57 tahun lalu

Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap di Pasar Sentral Sarmi, Ini Rekam Jejaknya

57 tahun lalu

Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Ditangkap di Pasar Kago Ilaga Puncak

57 tahun lalu

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal