18 Prajurit TNI Diperiksa Usut Tewasnya Warga di Mappi, Ini Kata Pangdam Cenderawasih

Antara
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa (tengah). (Foto: Ist)

JAYAPURA, iNews.id - Sebanyak 18 prajuritBatalyon Infanteri Raider 600/Modang diperiksa di Sub Detasemen Polisi Militer Merauke. Pemeriksaan ini terkait meninggalnya seorang warga sipil di Kampung Mememu, Distrik Edera, Kabupaten Mappi, Papua.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mengatakan, belasan prajurit yang diperiksa ini sebelumnya bertugas di Pos Satgas Pengamanan Perbatasan Indonesia-PNG di Kampung Mememu, Kabupaten Mappi.

"Pemeriksaan sudah dimulai Selasa kemarin saat mereka tiba di Merauke. Pemeriksaan terkait meninggalnya warga bernama Bruno Kimko pada 31 Agustus lalu," ujar Pangdam, Rabu (14/9/2022).

Menurutnya, dari pemeriksaan polisi militer ini diharapkan dapat diketahui penyebab dan kronologi kejadian tersebut.

"Bagi anggota yang terindikasi melakukan kesalahan akan diproses hukum. Walaupun telah ada penyelesaian secara adat, proses hukum tetap dilakukan kepada prajurit yang melakukan kesalahan prosedur," kata Pangdam.

Diketahui, Kimko meninggal setelah ditahan di Pos Yonif Raider 600/Modang di Kampung Mememu bersama seorang rekannya Norbertus Kanggun yang dilaporkan mengalami luka-luka. Jenazah Kimko dikebumikan pada 1 September lalu di TPU Kampung Mememu, Distrik Edera, Kabupaten Mappi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
18 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Biak Numfor Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

22 hari lalu

Kapolresta Banda Aceh Diperiksa Propam Polri, Kabid TIK Ditunjuk jadi Plt

23 hari lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

29 hari lalu

Optimalkan WPPNRI 717, Yulianus Rumboisano Dorong Tuna Sirip Biru Jadi Penopang PAD Papua

30 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,3 Guncang Sarmi Papua Siang Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal