2.062 Karyawan di Papua Kena PHK selama Pandemi Corona

Antara
Ilustrasi pemutusan hubungan kerja (PHK). (Foto: Sindonews)

JAYAPURA, iNews.id - Sebanyak 2.062 karyawan di Papua menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Ribuan orang itu dirumahkan karena terdampak dari pandemi corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) dan Ketenagakerjaan Papua Omah Laduane mengatakan, ribuan karyawan yang di-PHK dan dirumahkan itu tersebar di empat kabupaten dan kota.

"Namun yang terbanyak di-PHK dan dirumahkan adalah Kota Jayapura mencapai 1.452 orang menyusul Kabupaten Jayapura 465 orang, Keerom 79 orang, dan Kabupaten Merauke 66 orang," kata Laduane, Sabtu (23/5/2020).

Untuk membantu mereka, kata Laduane, khususnya yang berada di sekitar Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Keerom, Pemprov Papua sudah memberikan bantuan sosial berupa sembako.

“Sembako yang disalurkan itu berisi beras 20 kg, minyak goreng 5 liter, telur 30 butir atau ikan sarden, gula pasir, teh atau kopi jahe dan biskuit,” katanya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Papua Sahril Salim secara terpisah mengaku anggota PHRI khususnya di Kota Jayapura lebih banyak yang merumahkan karyawannya.

Hal ini dilakukan sejak Maret 2020. Menurut dia, jumlah anggota PHRI di Kota Jayapura sekitar 100 perusahaan yang bergerak di restoran dan perhotelan.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
7 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

14 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 2 Pria di Jayapura, Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal

17 hari lalu

Momen Haru 449 Prajurit TNI Kembali ke Blora usai Setahun Bertugas di Papua

20 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,9 Guncang Sarmi Papua

22 hari lalu

17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal