Aktivis Muda Papua Kritisi Pemerintah Tangani Kerusuhan di Papua

Chanry Andrew Suripatty
Aktivis muda Papua Arkilaus Baho. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew Suripatty)

JAYAPURA, iNews.id - Langkah pemerintah pusat menangani konflik dan kerusuhan di Papua dengan menangkap pengibar bendera Bintang Kejora dan pengerahan pasukan secara besar-besaran ke Papua, mendapat reaksi keras dari sejumlah elemen masyarakat Papua.

Aktivis muda Papua, Arkilaus Baho mengatakan, pola penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) oleh pemerintah dalam hal ini Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto perlu dikritisi. Khususnya soal penanganan keamanan di bumi Papua dan Papua Barat.

"Ketika konflik pecah, solusinya militer diterjunkan, penegakan hukum dan pembentukan tim bayangan. Itulah gayanya Menkopolhukam tangani Papua," kata Arkilaus Baho dalam keterangan tertulisnya yang diterima iNews.id, Senin (2/9/2019).

"Dulu, ketika kasus Paniai berdarah menyeruak, kementerian tersebut datang ke Papua lalu kumpul beberapa orang, dan dipromosikan sebagai wakil orang Papua. Kelompok tersebut diboyong sampai australia, di forum-forum yang bicara Papua, mereka dijadikan sebagai corong di sana," ujar Arki.

Sebelumnya juga dilakukan pengumpulan tokoh-tokoh OPM, Yoku cs, mereka digiring sebagai corong menentang aspirasi OPM di luar negeri.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

57 tahun lalu

2 Polisi di Jayapura Diperiksa diduga terkait Penembakan, Kapolres Minta Maaf

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

57 tahun lalu

Tragis! Remaja di Jayapura Tewas Diduga Dibakar Ibu Angkat

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal