Anggota Brimob Polda Papua Tewas Diserang OTK, Polisi Periksa 6 Saksi

Antara
Evakuasi Bripda Diego Rumaropen, anggota Brimob Polda Papua yang diserang OTK yang membawa kabur dua pucuk senpi organik Polri, Sabtu (18/6). (Foto: Antara/HO/Dokumen Pribadi)

JAYAPURA, iNews.id - Penyidik Polres Jayawijaya saat ini memeriksa enam orang saksi terkait dengan penyerangan yang menewaskan anggota BrimobPolda Papua Bripda Diego Rumaropen di Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Enam orang sudah dimintai keterangan tersebut, satu di antaranya AKP R yang mengajak korban ke Napua, Sabtu (18/6/2022). 

Direskrimsus Polda Papua Kombes Polisi Faizal Rahmadani mengatakan, selain memeriksa anggota Brimob, pihaknya juga meminta keterangan warga yang berada di tempat kejadian perkara.

Insiden yang terjadi di Napua, sekitar 5 kilometer dari Wamena, selain menewaskan petugas, para pelaku juga mengambil senjata organik Polri yang dibawa dua petugas.

"Dua senjata api organik Polri yang dibawa lari pelaku yaitu AK101 dan SSG08 (sniper)," kata Kombes Faizal.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
15 hari lalu

Polda Papua Hentikan Penyidikan 5 Tersangka Ledakan Mortir di Biak, Seluruhnya Tewas

15 hari lalu

Update Ledakan Bom PD II di Biak Numfor, 9 Korban Tewas Teridentifikasi

2 bulan lalu

Kronologi 4 Anggota Brimob Ditikam di Labuan Bajo, Bermula karena Hal Ini

2 bulan lalu

Bom Aktif Peninggalan PD II Dimusnahkan di Biak Numfor, Cegah Insiden Ledakan Berulang

2 bulan lalu

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal