Bedah Buku Kapolda Papua Barat, Tanah Papua Mozaik Indonesia yang Perlu Dirawat

Irfan Ma'ruf
Bedah buku Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing berjudul Menyulam NKRI, Merawat Rasa Aman, Senin (12/4/2021) secara virtual. (Foto: ist)

“Kami berharap bisa lebih mudah menerapkan semboyan, Waaja Keema Nene Kapoka  yang artinya melayani dengan hati dan membangun dengan kasih,”  katanya.

Buku setebal  251 halaman ditulis berdasarkan buah pemikiran Tornagogo selama menjabat sebagai Kapolda Papua Barat Desember 2019. Bekerjasama dengan penerbit Arsip Metro, buku dibagi enam bab yang terdiri dari Kilau Emas di Pegunungan, Dijajah Miras , Separatis KNPB di Papua Barat, . Kejahatan dan Peradaban , “Mantera” Manu Yaba Nonti dan Zamrud Raja Ampat.

Guru Besar Kriminologi UI, Muhamad Mustofa menjelaskan, banyak kebijakan publik seragam dari Sabang sampai Marauke. Padahal Indonesia sangat sangat beragam dengan adat dan budaya. 

Kebijakan yang bercirikan pluralisme termasuk hukum nasional, kata Mustofa, itu harus mengakui pluralisme agar  hukum nasional dan hukum adat yang asli bangsa Indonesia itu tidak

“Slogan Bhinneka Tunggal Ika sering disebutkan tapi kebijakan-kebijakannya tidak mencerminkan,” katanya.  

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Tongkat Komando Berpindah, Brigjen Hengki Haryadi Pimpin Polda Papua Barat Daya

2 bulan lalu

Karhutla Gunung Botak di Manokwari Selatan Papua Barat, 40 Persen Area Terbakar

8 bulan lalu

Masalah Tambang Rakyat Dinilai Kompleks, Kapolda Papua Barat Usulkan Tim Khusus

9 bulan lalu

Profil Brigjen Pol Alfred Papare, Cucu Pahlawan yang Didapuk Jabat Kapolda Papua Barat

9 bulan lalu

Mutasi Polri, Brigjen Alfred Papare Ditunjuk Jabat Kapolda Papua Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal