Bentrok 2 Kelompok Warga di Jayawijaya, 10 Honai Terbakar, 4 Orang Terluka

Chanry Andrew Suripatty
Sejumlah honai yang terbakar saat bentrok dua kampung di Kabupaten Jayawijaya, Papua. (Foto: iNews/Chanry AS)

Untuk mengantisipasi adanya bentrok susulan, polisi telah menyiagakan ratusan personel pada dua lokasi yang merupakan titik kumpul kelompok bertikai. Situasi Kamtibmas di Wamena umumnya kondusif. Warga diimbau tidak mempercayai informasi hoaks atas peristiwa ini. 

"Anggota kami telah disiagakan di dua lokasi dua kelompok warga. Kami terus mediasi kedua kubu yang bertikai. Situasi Kamtibmas kondusif yah. Saya berharap warga tidak terprovokasi atas isu hoaks," katanya.

Informasi diperoleh iNews, bentrokan dua kelompok warga ini berawal dari adanya tindak pidana pembunuhan yang terjadi pada 18 Agustus. Kepala Desa Meagama ditemukan tewas di Jalan Safri Darwin, Wamena.

"Kepala Desa Meagama disebut menikam warga Pelebaga. Karena ada warga Pelebaga yang sudah lama hilang dan tidak pulang ke rumah diketahui telah meninggal. Jadi masyarakat Pelebaga curiga kalau yang bunuh dari Meagama. Warga Pelebaga lalu tikam Kepala Desa Meagama sehingga keluarganya tidak terima dan mereka mencari warga Pelebaga. Dijumpailah seorang warga dan ditikam hingga tewas," kata sumber yang enggan namanya diberitakan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
24 jam lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,3 Guncang Sarmi Papua Siang Ini

2 hari lalu

Bentrokan Warga akibat Sengketa Lahan di Manggarai Barat, Kendaraan Dibakar

2 hari lalu

Penampakan Selongsong Peluru di TKP Bentrokan Bangkalan, Petunjuk Ungkap Pelaku Penembakan

3 hari lalu

Kesaksian Korban Penembakan Bentrokan di Bangkalan, Diserang Rombongan Pelaku 10 Mobil

4 hari lalu

Olah TKP Bentrokan di Bangkalan, Polisi Temukan Sejumlah Selongsong Peluru dan Sajam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal