Beredar Surat OPM Minta Berunding usai Presiden Jokowi Minta KKB Penembak Kabinda Papua Diburu

Riezky Maulana
Surat OPM yang meminta berunding dengan pemerintah Indonesia. (Instagram)

"Konflik bersenjata hanya dapat diselesaikan melalui perundingan internasional yang demokratik dan bermartabat antara kedua aktor utama, yaitu OPM dan NKRI," kata OPM kembali dalam surat tersebut.

Di akhir surat tersebut, OPM meminta pemerintah RI dan seluruh masyarakat Papua memperhatikan tiga poin permintaan mereka.

"Dikeluarkan pada tanggal 27 April 2021 dari Kantor Pusat Perjuangan Bangsa Papua Markas Besar OPM TPNPB Victoria," kata Bomanak Jeffrey.

Surat OPM ini telah beredar luas di media sosial, salah satunya di-posting di akun infokomando. 

"OPM nya takut pak dhe, setelah TNI berencana menyiapkan operasi besar ke Papua untuk memburu mereka sampai ke pegunungan. Disini TNI juga akan membantu Polri."

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
6 hari lalu

TNI Temukan Senjata Caracal yang Dirampas di Maybrat, 17 Butir Amunisi Diamankan

14 hari lalu

Situasi Maybrat Kondusif usai Kontak Senjata Tewaskan 3 Komandan OPM

15 hari lalu

Identitas 3 Komandan OPM Tewas Ditembak TNI di Maybrat, Salah Satunya Manfred Fatem

19 hari lalu

Hadapi OPM di Papua, Pangkogabwilhan III Tekankan Prinsip Salus Populi Suprema Lex Esto

19 hari lalu

Identitas 2 Pentolan OPM Tewas Ditembak TNI di Maybrat, Anak Buah Manfred Fatem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal