BTS Dibakar KKB di Papua, Disdik: Pembelajaran Seharusnya Daring

Antara
Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Dua base transceiver station (BTS) di Kabupaten Puncak, Pupua dibakar kelompok kriminal bersenjata. Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua mengharapkan BTS tersebut segera ditangani sehingga berfungsi kembali.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait mengatakan kini pembelajaran sedang membutuhkan jaringan internet sehingga kejadian itu sangat disayangkan.

"Karena masih menunggu, maka pembelajaran yang seharusnya daring harus dilaksanakan secara luring," katanya.

Menurut Christian, hal ini harus dilakukan agar proses belajar mengajar tidak tertinggal jauh sembari menunggu Kementerian Kominfo memperbaiki jaringan internet yang terganggu karena terbakarnya BTS.

"Kami mendorong agar prosesnya dapat segera dilakukan sehingga pendidikan di Kabupaten Puncak tidak terlampau jauh tertinggal," ujarnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kontak Tembak Pecah di Nduga, TNI Pukul Mundur OPM

3 hari lalu

Penangkapan Pentolan KKB di Keerom, 4 Orang dan Senpi Rakitan Turut Diamankan

5 hari lalu

Keluarga Sopir Travel asal Toraja Utara yang Ditembak KKB di Wamena Menanti Jenazah Dipulangkan

4 hari lalu

Kabar Baik! Sempat Terhenti, Trans Banyumas Kembali Beroperasi

9 bulan lalu

Meniti Peta Jalan Prabowo Wujudkan Swasembada Energi di Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal