Demo di Wamena, 6 Anggota Brimob Luka-Luka saat Amankan Kantor Bupati Jayawijaya

Chanry Andrew Suripatty
Anggota personel Brimob. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Enam orang personel Brimob Polda Papua mengalami luka-luka diduga diserang massa aksi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Para anggota polisi tersebut awalnya hendak menenangkan pengunjuk rasa yang berbuat anarkistis.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal mengatakan, saat kejadian berlangsung keenam anggota Brimob ini sedang berada di Kantor Bupati Jayawijaya. Sedangkan massa menyerang kantor pemerintahan tersebut.

Menurut dia, awalnya para personel Brimob ini berupaya menenangkan massa agar tidak melakukan pembakaran di area Kantor Bupati. Karena aksi mereka dibatasi oleh anggota polisi, massa pun kesal dan menyerang keenamnya.

"Mereka tanpa alat dan pengamanan. Jadi kita enggak bisa berlindung setelah diserang," kata Kamal saat dikonfirmasi wartawan di Kota Jayapura, Papua, Senin (23/9/2019).

Aksi Massa di Wamena Papua berujung anarkistis. (Foto: iNews/Edy Siswanto)

Para anggota polisi tersebut sudah dievakuasi dan mendapat penanganan medis. Selain dari anggota polisi, seorang prajurit TNI yang melaksanakan tugas BKO Polda Papua meninggal dunia. Almarhum gugur akibat luka tusukan dan dibacok massa pendemo.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
21 hari lalu

300 Brimob dari Kaltim dan Bali Dikirim ke Kalbar, Dikerahkan Hadapi Karhutla

28 hari lalu

100 Anggota Brimob Dikerahkan ke NTT, Perkuat Operasi SAR dan Bantuan Korban Gempa

3 bulan lalu

4 Debt Collector Penganiaya Brimob di Serang Ditangkap, 6 Diburu

4 bulan lalu

Cegah Perang Suku Meluas, Polda Papua Terjunkan 3 SSK Brimob ke Wamena

4 bulan lalu

Brimob Baku Tembak dengan Diduga KKB di Dogiyai, Senjata SS1 hingga Busur Panah Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal