Dukung Otsus Papua, Tokoh Sebut Sudah Banyak Perubahan di Papua Sekarang

Edy Siswanto
Aksi demo di Kampus Uncen Jayapura. (Foto: iNews/Herawati).

JAYAPURA, iNews.id - Aksi menolak otonomi khusus (otsus) di Papua dilakukan oleh sebagian kecil kelompok massa. Sementara banyak tokoh, elite dan masyarakat di daerah tersebut masih ingin kebijakan tersebut tetap berlanjut setelah 2021.

"Mereka yang menolak otsus ini bukan dari seluruh warga Papua, hanya kelompok kecil yang menjadi sasaran perlindungan elite politik," kata Ketua Mandala Trikora Papua, Albert Ali Kabiay, di Kota Jayapura, Papua, Rabu (30/9/2020).

Sementara itu tokoh adat Kabupaten Keerom, Herman Yoku menyebut, kebijakan otsus ini merupakan produk undang-undang yang tidak bisa dihapus. Kalaupun ada hanya revisi dan evaluasi saja.

"Tidak ada dihapus. Kita masih sangat membutuhkan dana itu untuk kesejahteraan rakyat. Kita akui masih ada kekurangan, tapi juga sudah ada perubahan," katanya.

Sementara tokoh agama Pendeta Herman Yoku menegaskan, warga wilayah Adat Tabi dan Seireri telah melakukan evaluasi Otsus Papua. Mereka sepakat untuk melanjutkan kebijakan otsus.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
14 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 2 Pria di Jayapura, Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal

29 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Jaringan Senjata dan Amunisi di Jayapura, 298 Peluru Disita

1 bulan lalu

Gempa Terkini Magnitudo 5,1 Guncang Jayapura Papua

2 bulan lalu

Sakit Hati Dituduh Mencuri, Pria Mabuk di Jayapura Bakar 3 Rumah Warga dan Kosan

2 bulan lalu

Gempa Terkini Guncang Sentani Papua, Getaran Terasa hingga Jayapura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal