Elite Disebut Jadi Otak Penolakan Otsus Papua, Motif Diduga karena Habiskan Anggaran

Edy Siswanto
Pertemuan Tokoh Muslim di Jayapura. (Foto: iNews/Edy Siswanto).

JAYAPURA, iNews.id - Tokoh Muslim Papua menilai aksi penolakan kebijakan otonomi khusus (otsus) merupakan politik baku tipu. Otak di balik berbagai pergerakan ini diduga elite-elite yang enggan bertanggung jawab atas penggunaan dana dari pusat tersebut.

Pengurus KAHMI Papua yang juga tokoh Muslim, Thoha Al Hamid mengatakan, penolakan Otsus Papua hanya dijadikan sebagai perlindungan elite Papua yang telah menghabiskan anggaran itu.

"Karena mereka elite ini tidak mau diperiksa terkait penggunaan dana otsus. Karena itu mereka menyuruh kelompok dari Papua merdeka (OPM) untuk maju dan menolak otsus. Ini politik baku tipu," kata Thoha di Kota Jayapura, Papua, Senin (16/11/2020).

Dia meminta masyarakat di Papua dapat melihat realita yang ada sekarang. Kebijakan Otsus Papua dinilai telah membawa perbaikan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
15 hari lalu

Kronologi Serangan OPM di Jila, Dandim Mimika Sebut dari 3 Arah dan Kelompok Baru 

15 hari lalu

OPM Bawa Paksa 9 Wanita di Jila Papua Tengah, Bocah SD hingga Remaja Hamil

15 hari lalu

OPM Serang Distrik Jila, 1 Warga Ditembak Mati dan 1 Patah Kaki Dilempar ke Jurang

15 hari lalu

OPM Serang Pos Aparat di Mimika, 9 Perempuan Dibawa Paksa

1 bulan lalu

Identitas Perempuan Tewas Dieksekusi OPM Terungkap, Teina Alya Warga Unaukam Yahukimo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal