Menanggapi permintaan itu, Ketua PW Ansor Papua, Ahmad Muhazir mengatakan, Ansor sebagai Pemuda NU senantiasa berkomitmen menjaga kebhinekaan, kerukunan dan keutuhan bangsa ini, karena hal itu merupakan kewajiban bersama sebagai anak bangsa Indonesia, juga merupakan kearifan dan akhlak bermasyarakat yang selalu diajarkan para ulama NU.
Hazir juga mengungkapkan perlunya membangun kesadaran bersama, bahwa menjaga keamanan lingkungan dan melindungi sesama anak bangsa, adalah tugas bersama.
“Bukan hanya tugas aparat pemerintah, kepolisian maupun TNI, tapi kita sebagai elemen bangsa juga perlu sama-sama menjaga kondusifitas negeri ini. Kami juga mengajak semua pihak menjaga kebhinnekaan hingga tidak tercabik-cabik karena kita semua anak bangsa. Kita ini sama,” ujarnya.
Hazir berharap para tokoh masyarakat dan Pemerintah Daerah Papua berjuang bersama dalam menjaga kebhinnekaan. "Dan mahasiswa yang ada di pulau Jawa jangan segan-segan berkomunikasi dengan semua pihak, Ansor dan Banser siap mendukung mahasiswa Papua yang berada di Jawa,” katanya.
Konferensi Pers itu juga dihadiri oleh Ketua PW NU Papua, HM Tony Wanggai, Ketua Ketua persekutuan Gereja-gereja Papua (PGGP), Pdt MP Maury, Tokoh Hindu Papua, Wardana, dan lain-lain.