“Kita belum lakukan rapat pleno internal dalam menentukan nama yang akan diusulkan, kami berharap dalam pekan ini kita sudah mendapatkan kandidat yang akan kita sampaikan kepada koalisi,” ujar Max.
Menyangkut keinginan Golkar sebagaimana yang dimaksudkan tersebut, lanjut Max memang belum secara langsung disampaikan kepada Gubernur maupun koalisi.
Dalam setiap rapat yang dibahas dalam koalisi masih terbatas pada usulan nama-nama dari masing-masing partai pendukung koalisi Papua Bangkit Jilid II.
“Jadi memang sampai saat belum ada penentuan siapa dua calon ini, dan ini yang masih digodok. Namun kami tetap berharap jatah satu nama itu diberikan kepada Golkar,” kata Max.
Bahkan saat ini Koalisi tengah melakukan koordinasi dengan biro hukum Pemprov Papua, Uncen termasuk pakar-pakar hukum agar mendapatkan bobot yang pas, dalam hal penentuan dua nama tersebut.