Insentif Belum Dibayar Selama 6 Bulan, ASN di Keerom Ancam Palang Kantor Bupati

Antara
ASN Pemkab Keerom protes di Kantor Bupati. (Foto: Antara).

KEEROM, iNews.id - Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Keerom, Papua, menggelar protes terkait insentif yang belum dibayarkan. Pembayaran ini juga termasuk para tenaga medis yang bertugas menangani wabah virus corona di rumah sakit.

Salah satu ASN dari Dinas Pertanian Kabupaten Keerom, Lauren Borotian mengatakan, pembayaran intensif ini belum dibayarkan selama enam bulan terakhir.

"Insentif kami dari ASN enam bulan belum dibayarkan, kemudian dalam perekrutan ASN jalur K-2, mereka juga insentifnya tidak dibayarkan," kata Lauren saat dikonfirmasi, Jumat (6/5/2020).

Menurut dia, bukan saja ASN dari lingkup pemerintahan, para tenaga medis yang bertugas di rumah sakit menangani pasien diduga terpapar Covid-19 juga hingga saat ini belum menerima insentif.

ASN lainnya, Ali mengatakan, sudah melakukan aksi dengan mendatangi Kantor Bupati Keerom untuk mempertanyakan insentif yang hingga kini belum dibayarkan. Dalam protes itu, merka nekat akan memalang kantor bupati jika tuntutannya nanti tidak dipenuhi.

Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Keerom, Daniel Pantja Pasanda menjelaskan, soal pembayaran kinerja triwulan I, sudah siap dibayarkan. Namun sementara ini tinggal pimpinan SKPD masing-masing menyampaikan kelengkapan berkas untuk pembayaran.

Sementara menyangkut tuntutan permintaan batas waktu pembayaran, kata dia, bukan menjadi kewenangannya. Sebab permohonan itu harus diajukan dulu ke pimpinan daerah, yakni Bupati Keerom.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 hari lalu

Desak Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Mundur, Massa Gembok Gerbang Kantor

6 hari lalu

Bupati Gowa Sitti Husniah Didemo Ribuan Warga, Diminta Mundur dari Jabatan

13 hari lalu

ASN Berteduh Tinggalkan Barisan Saat Upacara, Sekda Mamuju Tengah: Saya Akan Cek Siapa Saja

13 hari lalu

Puluhan ASN Tinggalkan Barisan dan Berteduh Saat Upacara HUT RI di Mamuju Tengah

1 bulan lalu

4 Orang Ditetapkan Tersangka Tambang Emas Ilegal di Mamuju, Termasuk ASN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal