Kronologi 4 Warga di Papua Dibunuh dan Dimutilasi hingga Dugaan Keterlibatan 6 Oknum TNI

Edy Siswanto
Irfan Ma'ruf
Dimas Choirul
Ilustrasi kasus pembunuhan dan mutilasi 4 warga Nduga di Kabupaten Mimika, Papua. (Foto : Ist)

Jenazah pertama yang ditemukan dan teridentifikasi yakni Arnold Lokbere. Kemudian keesokan harinya ditemukan kembali sesosok jenazah. Keduanya dalam kondisi mengenaskan akibat dimutilasi.

“Dua jenazah lainnya hingga kini belum ditemukan dan apa motif pembunuhan sadis itu juga belum dipastikan,” ujar Direktur Reskrimum Polda Papua, Kombes Pol Faizal Rahmadani, Minggu (28/8/2022).

Hasil penyelidikan, Polres Mimika menangkap dan menahan tiga terduga pelaku pembunuhan sadistis tersebut. Mereka merupakan warga sipil berinisial APL alias Jeck, DU dan R.

“Para pelaku diduga lebih dari tiga orang namun untuk memastikan perlu pendalaman dengan bekerja sama dengan satuan lainnya,” katanya.

Terkait kasus ini, Subdenpom XVII/C Mimika mengamankan dan memeriksa enam oknum prajurit TNI AD atas dugaan keterlibatan mereka dalam penemuan dua mayat warga sipil korban mutilasi. 

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan, Subdenpom XVII/C Mimika terus melakukan koordinasi dengan Polres Mimika untuk mengungkap keterlibatan oknum TNI AD. 

"Apabila hasil pemeriksaan ditemukan keterlibatan para oknum tersebut, TNI Angkatan Darat akan melakukan proses hukum dan memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya, Minggu (28/8/2022). 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

57 tahun lalu

Viral Terduga Pembunuh Wanita ASN Bangkalan, Kuasa Hukum Sebut Pelaku Masih Diburu Polisi

57 tahun lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

57 tahun lalu

Mozza Axillia Gadis asal Semarang Hilang Setahun, Sang Ayah: Pulang Nak, Kita Kumpul Lagi!

57 tahun lalu

Terungkap! Anak Bunuh Ibu Kandung di Pematangsiantar Punya Riwayat Gangguan Kejiwaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal