Kronologi Kericuhan di Dogiyai, Berawal saat Patroli Polisi Dilempari Batu

Chanry Andrew Suripatty
Polisi memasang garis polisi di lokasi terjadinya kerusuhan di Dogiyai, Papua. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

Kopda Hermanto menggunakan bersama dua personel Sertu Arif dan Kopda Gandi datang dengan mobil dan tiba di Lokasi membantu pengamanan. Anggota kemudian mengeluarkan tembakan peringatan sehingga massa mulai mundur, namun mereka tetap menyerang.

Kemudian Letda Inf I Putu Badi (Danpos Mandala-1) beserta lima personel Sertu Agus, Serda Reno, Serda Jery (anggota Satgas Mandala-1), Serda Aritonang (Anggota Deninteldam XVII/Cend) dan Posda Dogiyai tiba di lokasi melihat keempat personel Satgas Yon R 500/Sikatan mendapat serangan berupa lemparan batu dan panah sehingga mereka mengeluarkan tembakan peringatan.

Setelah beberapa saat berhasil menghadang massa yang terus menyerang, Letda Inf Abdul Aziz beserta tiga orang anggotanya berhasil meloloskan diri dari dalam Pos Jaga Optik.

Mereka langsung mendapat pengamanan dari personel yang berada di lokasi dan dibawa menuju ke Pos Yon R 500/Sikatan. Sementara sisa personel sekitar 15 orang berupaya mengamankan masyarakat yang berada di perumahan toko, tepat di samping Optik PTT sebanyak delapan warga sipil.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 hari lalu

Final Sepak Bola Porprov Sumbar Diwarnai Baku Hantam, KONI Siapkan Evaluasi

3 hari lalu

Karnaval Sound Horeg di Jember Ricuh, Penonton Babak Belur Dikeroyok

11 hari lalu

Avanza Parkir di Fasilitas Umum Majalengka, Ternyata Jual Ratusan Botol Miras Berbagai Merek

31 hari lalu

Demo Berujung Ricuh, Mahasiswa Bakar Ban dan Berupaya Tembus Gerbang Pemkot Cilegon

2 bulan lalu

Eksekusi Lahan Ricuh di Kendari, Keluarga Pemilik Tanah Tiduran di Aspal Adang Alat Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal