Kronologi Kerusuhan di Wamena Tewaskan 9 Orang, Diawali Isu Penculikan Anak

Chanry Andrew Suripatty
Edy Siswanto
Kerusuhan di Wamena yang dipicu isu penculikan anak menyebabkan sejumlah bangunan dibakar dan 9 orang tewas. (Foto : iNews/Edy Siswanto)

JAYAPURA, iNews.id - Kerusuhan pecah di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (23/2/2023). Banyak ruko dan bangunan dibakar massa bahkan menyebabkan 9 warga tewas dan 6 luka-luka.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Benny Adi Prabowo mengatakan, kerusuhan ini ini berawal saat ada mobil penjual kelontong dihentikan warga di Sinakma karena diduga akan melakukan penculikan anak sekitar pukul 12.30 WIT.

"Kericuhan berawal dari adanya isu terkait penculikan anak yang hingga kini belum jelas informasinya," kata Benny, Kamis (23/2/2023).

Mendapat laporan tersebut, anggota yang dipimpin Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S Napitupulu langsung ke TKP dan berupaya untuk menyelesaikan kasus dengan membawa terduga pelaku ke kantor polisi. Namun tiba-tiba ada perlawanan dari masyarakat kemudian ada yang berteriak dan menyerang anggota.

"Massa brutal menyerang warga dengan berbagai senjata tajam dan senjata tradisional serta melempar baru hingga menyebabkan beberapa di antaranya terluka," ujar Benny.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Istri Sopir Travel yang Ditembak KKB Dievakuasi Pakai Helikopter ke Wamena

2 bulan lalu

Kebakaran Pasar Paniai Tewaskan 11 Orang, 49 Rumah Hangus hingga 148 Warga Mengungsi

2 bulan lalu

Kebakaran Pasar di Paniai Papua Tengah Tewaskan 11 Orang, 6 Korban Anak-Anak

3 bulan lalu

7 Pelaku Kerusuhan Suporter Pasuruan Ditangkap, Rampas Motor Warga hingga Bakar Mobil Polisi

3 bulan lalu

Teror Penembakan di Papua, Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan Sementara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal