KSAD Dudung Perintahkan Segera Pecat Oknum TNI yang Terlibat Mutilasi di Papua

Bachtiar Rojab
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman saat beri keterangan soal kasus mutilasi di Timika, Kabupaten Mimika, Papua (Foto : iNews/Bachtiar Rojab)

JAKARTA, iNews.id - Kasus pembunuhan disertai mutilasi di Timika, Kabupaten Mimika, Papua masih terus berproses. Dalam penanganan kasus ini, enam oknum anggota TNI telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mengecam keras tindakan anggotanya yang terlibat mutilasi tersebut. Dia meminta Puspomad agar mengusut tuntas kejadian tersebut. 

"Tetapi saya tegaskan kepada seluruh jajaran Angkatan Darat, khususnya kepada Puspomad agar ini diproses. proses dengan tuntas dan tegas. Saya harapkan orang-orang itu dipecat segera," ujar KSAD, Rabu (7/9/2022).

KSAD mengatakan, kejadian tersebut dilatar belakangi rencana pembelian senjata oleh pihak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Kemudian dipancing anggota dan dalam prosesnya ditangkap anggota," katanya.

Menurutnya, meski oknum tersebut anggota TNI AD. Namun hukum haruslah tetap berlaku dan menindak tegas segala pelanggaran. 

"Tidak boleh seperti itu, hukum harus ditegakkan, tidak boleh melakukan seperti itu," ucapnya. 

Sebelumnya, Polda Papua dan Kodam XVII Cenderawasih telah berkoordinasi dan memeriksa para tersangka pembunuhan berencana dan mutilasi terhadap empat warga sipil orang asli Papua (OAP) asal Kabupaten Nduga. Hasil pemeriksaan, 10 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, enam di antaranya oknum TNI.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Proyektil Peluru Ditemukan di Kamar Rumah Warga Batam, Polisi Turun Tangan

57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal