Mengingat Kembali Operasi Mapenduma, Misi Kopassus Selamatkan Sandera yang Mendunia

Omega Batkorumbawa
Sucipto
Ilustrasi prajurit Kopassus yang pernah mendunia lewat aksi pembebasan sandera dalam operasi Mapenduma. (Ist)

Operasi Mapenduma ini berlangsung selama 130 hari, tepatnya mulai 8 Januari 1996 hingga 9 Mei 1996. Kejadiannya berawal dari laporan penculikan Tim Lorentz 95 oleh kelompok OPM di Desa Mapenduma, Distrik Nduga, Jayawijaya.

Para sandera merupakan sekelompok peneliti dari Biological Sciences Club dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta dan Emmanuel College dari Cambridge University. Mereka ketika itu sedang meneliti flora dan fauna di pegunungan serta budaya masyarakat di Papua. 

Operasi Mapenduma ini memang sangat sulit karena lokasi penyanderaan di tengah hutan. Terlebih di tahun itu TNI belum memiliki satelit, drone dan pesawat pengintai yang baik. Bahkan, peta topografis skala 1:50.000 tak ada. Yang ada hanya peta tangan.

Dalam menjalankan misi ini, Prabowo memutuskan untuk menyerang di enam titik sesuai hasil kajian tim intelijen. Hasilnya, Operasi Mapenduma berhasil membebaskan para sandera. Namun dari total 26 sandera, ada 2 orang yang meninggal dunia.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
8 hari lalu

Situasi Maybrat Kondusif usai Kontak Senjata Tewaskan 3 Komandan OPM

9 hari lalu

Identitas 3 Komandan OPM Tewas Ditembak TNI di Maybrat, Salah Satunya Manfred Fatem

12 hari lalu

Daftar 6 Kodam dan Pangdam Baru yang Dilantik Prabowo, Ada 4 Jenderal Kopassus

13 hari lalu

Hadapi OPM di Papua, Pangkogabwilhan III Tekankan Prinsip Salus Populi Suprema Lex Esto

14 hari lalu

Identitas 2 Pentolan OPM Tewas Ditembak TNI di Maybrat, Anak Buah Manfred Fatem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal