Menko Polhukam Segera Umumkan Hasil Investigasi Penembakan Pendeta Yeremia di Intan Jaya

Antara
Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta kasus kekerasan di Intan Jaya, Papua, Benny J Mamoto. (Foto: Antara)

"Pak Menko telah menyusun tim yang terdiri dari Akademisi, Kejaksaan, Polhukam sendiri, serta tokoh agama. Ternyata komitmen tim yang begitu tinggi solid dan penuh semangat itulah yang membuat 14 hari bisa dengan padat kami bisa melakukan berbagai kegiatan dan mencapai target," kata Benny.

Kegiatan yang dilakukan oleh TGPF di Bumi Cenderawasih itu, antara lain mengumpulkan data, melakukan kroscek informasi, serta berkomunikasi dengan tokoh agama dan masyarakat.

"Saya melihat, keterwakilan dari pihak yang mengadukan ikut dalam tim kami itulah salah satu bentuk transparansi. Saya yang dituakan di tim memberi kesempatan seluas-luasnya perwakilan untuk bertanya mengklarifikasi. Bisa dipastikan laporan dari tim ini yang akan dipercaya, karena diberi kesempatan seluas-luasnya untuk menggali," tuturnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

8 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 2 Pria di Jayapura, Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal

11 hari lalu

Momen Haru 449 Prajurit TNI Kembali ke Blora usai Setahun Bertugas di Papua

13 hari lalu

Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak OTK 5 Kali, Luka di Hidung hingga Dada

13 hari lalu

Cekcok saat Pesta Tuak, Pria di Simalungun Tembak Tetangga di Dada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal