Nilai Tukar Petani di Papua Menurun pada Desember 2021

Antara
Ilustrasi petani

JAYAPURA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mengungkapkan Nilai Tukar Petani (NTP) di di Papua turun 0,25 persen dengan indeks NTP sebesar 100,66 pada Desember 2021.

Menurut Kepala BPS Papua, Adriana Helena Carolina, penurunan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani naik sebesar 0,39 persen. Sementara indeks harga yang dibayar petani naik sebesar 0,65 persen.

“Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani,” kata Adriana di Jayapura, Papua, Selasa (4/1/2022).

NTP adalah salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar atau terms of trade dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Berbeda dengan Papua yang mengalami penurunan, NTP nasional di periode yang sama justru mengalami peningkatan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
4 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

20 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

20 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

23 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

1 bulan lalu

Miris! Lansia Sebatang Kara di Jogja Masuk Desil 10, Dicoret Penerima Bansos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal