Oknum TNI Diduga Jual Amunisi ke KKB Intan Jaya, Ini Kata Kapendam Cenderawasih

Antara
Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letnan Kolonel Kavaleri Herman Taryaman. (ANTARA/Evarukdijati)

JAKARTA, iNews.id - Oknum TNI berinisial Praka AK diduga menjual amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Bahkan statusnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Terkait hal tersebut, Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letnan Kolonel Kavaleri Herman Taryaman mengakui tim gabungan TNI-Polri telah menangkap Praka AK diduga menjual amunisi kepada KKB di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Intan Jaya.

Menurutnya, Praka AKG ditangkap pada Selasa (7/6/2022). Penangkapan ini setelah tim gabungan sebelumnya menangkap FS, anggota KKB yang membacok warga sipil di Distrik Sugapa pada April 2021 lalu.

"Semula tim gabungan menangkap FS di Sungai Wabu. Dari hasil pemeriksaan, FS diketahui membeli 10 peluru melalui JS dari Praka AK. Dari keterangan FS itu tim gabungan ke rumah JS dan kebetulan saat itu ada Praka AK sehingga keduanya ditangkap," ujarnya, Rabu (8/6/2022).

Menurutnya, Praka AK merupakan anggota Satgas Apter Kodim Persiapan Intan Jaya. Dia menitipkan 10 peluru kaliber 5,56 mm untuk dijual melalui JS.

"Saat ini FS dan JS sudah ditahan di Polres Intan Jaya, sedangkan Praka AK dibawa ke Markas Komando Sub Detasemen Polisi Militer XVIII/2 Nabire untuk proses lebih lanjut," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

57 tahun lalu

Sengketa 16 Lembu di Labuhanbatu Berakhir Damai, Penyebar Video Keterlibatan TNI Minta Maaf

57 tahun lalu

2 Polisi di Jayapura Diperiksa diduga terkait Penembakan, Kapolres Minta Maaf

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota HSSBI KKB di Yahukimo, Sita Amunisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal