Panglima TNI: Status Siaga Tempur di Papua Bukan Operasi Militer

Antara
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono seusai memimpin rapat soal Papua di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (26/4/2023). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

"Itu kan bukan operasi militer. Siaga tempur itu kan untuk pasukan kita sendiri supaya siaga sewaktu-waktu diserang. TNI ini kan harus selalu siaga pasukannya," katanya.

Yudo pun mengungkapkan status siaga tempur bukan berarti prajurit TNI akan bertindak ofensif.

"Bukan ofensif, kita tetap defensif, tapi mereka harus siap karena memang di daerah yang kerawanan-nya tinggi sehingga harus siaga tempur tadi," katanya lagi.

Penetapan status siaga tempur itu dilakukan pascagugurnya lima prajurit dari Yonif 321/GT akibat penyerangan yang dilakukan KKB pertengahan April lalu di Mugi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

Kelima prajurit tersebut gugur saat menjalankan operasi pencarian dan penyelamatan pilot Susi Air Phillip Mehrtens yang disandera KKB sejak 7 Februari 2023. Mereka yakni Pratu Miftahul Arifin, Pratu Ibrahim, Pratu Kurniawan, Prada Sukra dan Pratu F.

Para prajurit yang gugur tersebut tergabung dalam 36 prajurit Satuan Tugas (Satgas) Batalion Infanteri (Yonif) Raider 321/Galuh Taruna, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang bertugas menyisir wilayah Mugi-man, Nduga, Papua pada 15 April 2023. Namun saat menjalani tugasnya, KKB mengadang dan menyerang pasukan TNI.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,9 Guncang Sarmi Papua

4 hari lalu

17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana

21 hari lalu

Penangkapan Pentolan KKB di Keerom, 4 Orang dan Senpi Rakitan Turut Diamankan

10 bulan lalu

Meniti Peta Jalan Prabowo Wujudkan Swasembada Energi di Papua

31 hari lalu

Gempa Terkini M 4,9 Guncang Sarmi Papua, Cek Pusat Getarannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal