Pasien Meninggal, Keluarga Pukul Dokter di Papua hingga Dituduh Pembunuh

Antara
Direktur RSUD Jayapura dr Anton Mote didampingi sejumlah dokter spesialis saat memberikan keterangan terkait kasus pemukukan. (ANTARA/Evarukdijati)

Dia menjelaskan, dari laporan yang diterima pasien datang sudah dalam kondisi tidak stabil sehingga diambil tindakan medis dan itu sudah sesuai prosedur dengan ditandatangani keluarga.

Karena kondisi memburuk, pasien kemudian dinyatakan meninggal sehingga keluarga tidak terima dan mengamuk lalu memukul dr James. Ketika itu dr James datang untuk mencoba menyampaikan tindakan medis yang telah dilakukan terhadap pasien.

Saat menjelaskan itulah, seorang di antara anggota keluarga memukul dan mengenai wajah dokter. Seluruh peristiwa itu direkam menggunakan handphone (HP) dan tersebar. Bahkan di dalam video tersebut ada narasi tidak benar dengan menuduh dokter sebagai pembunuh.

"Karena itu kami meminta polisi memproses penyebar video tersebut karena akan berdampak luas," katanya.

Selain itu, pihaknya meminta agar polisi membantu mengamankan paramedis yang bertugas di RSUD Jayapura agar mereka dapat bertugas dengan tenang tanpa diliputi ketakutan.

Saat ini, dr James sudah membuat laporan ke Polda Papua atas pemukulan yang dialaminya dengan didampingi kuasa hukum RSUD Jayapura Allosius Renwarin. Diketahui, ada dua kasus telah dilaporkan ke Polda Papua, yakni pemukulan dan penyebaran informasi melalui video yang tidak benar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
12 hari lalu

Viral Pengemudi Dikepung Massa hingga Mobil Dirusak di Sarolangun, Ternyata Ini Awal Masalahnya

24 hari lalu

Baru 2 Tahun Berdiri, Gedung Puskesmas Salupangkang Retak dan Dikosongkan

24 hari lalu

Kebakaran Instalasi Gizi RSSA Malang, 19 Pasien Sempat Dipindahkan

24 hari lalu

Diancam Parang, Dokter di Dairi Dirampok di Tempat Praktik

25 hari lalu

RSUD Rantauprapat Buka Suara soal Video Viral Pasien Diduga Ditolak, Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal