Dalam waktu hampir bersamaan, kelompok yang sama juga menyerang Camp Treaser milik PT Nirwana yang mengerjakan proyek jalan dari APBD Kabupaten Tolikara.
Dalam serangan di lokasi kedua, Alfons Defonsius Reyaan meninggal dunia. Sementara Joel Jeriko Marathon Diora Naibaho terluka akibat rekoset di telinga kiri dan Supredo Ulipi berhasil menyelamatkan diri.
“Seluruh rangkaian kejadian ini menunjukkan adanya pola serangan yang secara sengaja menyasar pekerja sipil yang sedang melaksanakan pembangunan infrastruktur pemerintah. Tindakan tersebut merupakan aksi teror yang mengancam keselamatan masyarakat serta menghambat pembangunan di Papua,” ujar Kolonel Inf Tri Purwanto dikutip dari iNews Jayapura, Selasa (4/8/2026).
Setelah menerima laporan, aparat gabungan TNI-Polri langsung bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan kawasan sekitar.
Personel yang diterjunkan berasal dari Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 511/DY, Koramil Kanggime, Polsek Ilu, serta unsur terkait lainnya. Proses evakuasi dilakukan di tengah kondisi medan yang berat dan ancaman dari kelompok bersenjata. Aparat juga memperkuat pengamanan untuk melindungi pekerja dan masyarakat di sekitar lokasi proyek.