Penembakan Warga Sipil di Papua, BAIN HAM: KKB Layak Disebut Teroris

Antara
Petugas mengevakuasi tenaga medis yang ditembak KKB di Nabire. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

JAKARTA, iNews.id – Aksi teror oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua tak hanya dilakukan terhadap aparat keamanan. Mereka juga menembak warga sipil yang tak berdaya. Tindakan teranyar dilakukan KKB terhadap warga bernama Yunus Sani hingga tewas di lokasi.

Ketua DPW Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI) Provinsi Papua Albert Ali Kabiay menganggap peristiwa yang terjadi terhadap Yunus Sani adalah tindak kekejaman, kejahatan, sehingga KKB layak disebut sebagai teroris karena warga tak berdosa pun dibunuh.

"KKB Papua layak sekali disebut sebagai teroris, karena mereka kerap kali menebar teror kepada masyarakat. Bahkan, warga sipil tak berdosa pun mereka tembaki hingga meninggal dunia," ujarnya, Senin (1/6/2020).

Albert Ali Kabiay mengingatkan KKB bahwa apa yang selama ini mereka lakukan merupakan tindakan keji, melanggar HAM, dan sudah seperti teroris.

Dia juga mengimbau masyarakat Papua untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada aparat keamanan, dalam hal ini TNI dan Polri, untuk melakukan penindakan hukum  terhadap KKB.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
10 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Sisir Hutan Intan Jaya, Temukan Honai Simpan Ratusan Selongsong Peluru

1 bulan lalu

Kontak Tembak TNI-OPM di Intan Jaya, Pangkogabwilhan III Tegaskan Penegakan Hukum

1 bulan lalu

Kronologi Kontak Tembak TNI dan OPM di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Tewas

1 bulan lalu

Mencekam! Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI

1 bulan lalu

Pemulangan Jenazah Korban Penembakan KKB ke Toraja Dikawal Ketat, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal