Penyelundupan Amunisi ke PNG Digagalkan di Jayapura, 200 Peluru Amunisi Disita

Puteranegara
Petugas menggagalkan dugaan penyelundupan amunisi di Jayapura dan menemukan 200 butir peluru kaliber 5,56 milimeter yang diduga hendak dibawa menuju PNG. (Foto: Ist)

JAYAPURA, iNews.id - Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Jayapura menggagalkan dugaan penyelundupanamunisi ilegal melalui perairan Jayapura. Petugas menemukan 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter yang diduga hendak dibawa menuju Papua Nugini (PNG).

Pengungkapan berawal dari informasi mengenai sebuah longboat yang diduga membawa barang ilegal menuju PNG. Tim gabungan kemudian menemukan longboat tersebut pada Sabtu (3/10/2026) pukul 22.36 WIT.

Kepala KPPBC TMP C Jayapura Fungki Awaludin mengatakan, awak longboat sempat berusaha menghindari pemeriksaan petugas. Mereka bahkan diduga membuang sejumlah barang ke laut.

Petugas selanjutnya menyisir di sekitar lokasi. Dari pencarian tersebut, ditemukan tiga koli yang berisi barang ilegal.

Isinya berupa 34 slop atau 340 bungkus hasil tembakau tanpa pita cukai serta sebuah tas kulit berwarna hitam yang berisi 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
17 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Usut Jaringan Amunisi Ilegal di Mimika, 3 Orang Diringkus

17 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Jaringan Senjata dan Amunisi di Jayapura, 298 Peluru Disita

3 bulan lalu

TNI Kuasai Tempat Transit OPM di Intan Jaya, Sejumlah Senpi dan Amunisi Disita

3 bulan lalu

Penampakan Senjata Api dan Amunisi Ilegal Diduga Dipasok untuk KKB Papua

3 bulan lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal