Perang Suku Dipicu Konflik Tanah Ulayat di Nabire Berlanjut, 7 Rumah Dibakar

Fredy Nuboba
Rumah yang dibakar dipicu konflik tanah ulayat dua suku di Nabire, Papua Tengah. (Foto: iNews/Fredy Nuboba)

"Kami bersama pemerintah upayakan jalan mediasi dan negosiasi untuk penyelesaian konflik dan mencari solusi," ujarnya, Kamis (8/6/2023).

Aparat keamanan juga meningkatkan patroli di wilayah Nabire untuk mencegah aksi bentrok susulan dari Suku Dani dan Suku Mee tersebut.

Selain itu, Pemda Nabire dan Paniai juga telah memberikan uang duka sebesar Rp120 juta bagi dua korban yang meninggal dunia dalam perang suku tersebut.

"Kami minta agar kedua kelompok menahan diri dan mempercayakan kepada kami untuk penanganan kasusnya," ujar Benny.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
20 hari lalu

Kebakaran Pasar Paniai Tewaskan 11 Orang, 49 Rumah Hangus hingga 148 Warga Mengungsi

20 hari lalu

Kebakaran Pasar di Paniai Papua Tengah Tewaskan 11 Orang, 6 Korban Anak-Anak

23 hari lalu

Buronan Polres Puncak Ditangkap, Diduga Terlibat Penembakan Warga di Ilaga

23 hari lalu

Sakit Hati Dicerai, Pria di PALI Bakar Rumah Mantan Istri hingga Rata dengan Tanah

23 hari lalu

3 Tahun Kabur, DPO Kasus Penembakan di Puncak Ditangkap Saat Bersembunyi di Honai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal