Pertikaian Antarsuku di Nabire, Polda Papua Minta Warga Tak Posting Video Provokasi

Antara
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo (Foto: iNews/Fredy Nuboba)

Menurutnya, pemerintah setempat dibantu aparat keamanan telah melakukan langkah cepat agar konflik tidak berkepanjangan dengan mengedepankan norma-norma adat dan agama.

"Kepada masyarakat di luar Provinsi Papua Tengah, diharapkan tetap tenang dan tidak memposting video kebakaran yang dapat memicu kemarahan warga, mengingat potensi dampak negatif dari konten video tersebut," katanya.

Sebelumnya telah terjadi pertikaian antarsuku Mee dengan Suku Dani yang dipicu masalah pencabutan plang tapal batas lokasi tanah adat di Kampung Urumusu, Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, pada Senin (5/6/2023) pukul 12.00 WIT.

Dalam insiden itu dua orang Suku Mee tewas, mengalami luka panah dan bacokan senjata tajam dan saat ini juga masih dilakukan pendataan terkait kerugian dan rumah oleh pihak kepolisian.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
21 hari lalu

Kebakaran Pasar Paniai Tewaskan 11 Orang, 49 Rumah Hangus hingga 148 Warga Mengungsi

21 hari lalu

Kebakaran Pasar di Paniai Papua Tengah Tewaskan 11 Orang, 6 Korban Anak-Anak

24 hari lalu

Buronan Polres Puncak Ditangkap, Diduga Terlibat Penembakan Warga di Ilaga

24 hari lalu

3 Tahun Kabur, DPO Kasus Penembakan di Puncak Ditangkap Saat Bersembunyi di Honai

1 bulan lalu

Kronologi Serangan OPM di Jila, Dandim Mimika Sebut dari 3 Arah dan Kelompok Baru 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal