Polisi Ajak Warga Jayawijaya Setop Kebiasaan Bawa Parang di Pusat Kota

Antara
Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen.(Foto: Antara)

WAMENA, iNews.id - Kebiasaan membawa senjata tajam (sajam) berupa parang di Kota Jayawijaya, Provinsi Papua, kerap memicu munculnya berbagai masalah. Personel Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya terus melakukan edukasi kepada warga untuk menghilangkan kebiasaan membawa sajam itu di pusat kota.

Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen mengatakan, dari pengalaman selama ini, beberapa persoalan muncul karena dipicu kebiasaan warga membawa senjata tajam di Kota Jayawijaya. Warga harus membayar denda dan terjadi perang antarwarga akibat penggunaan parang untuk membunuh.

"Membawa parang itu memancing kekerasan baru. Sebuah kekerasan akan melahirkan kekerasan baru karena korban punya keluarga dan ini kondisi yang ada di Jayawijaya," kata Dominggus di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat (4/12/2020).

Dominggus mengatakan, personel Polres Jayawijaya terus mengajak warga agar tidak membawa parang lagi. Imbauan ini disampaikan ketika personel melakukan razia maupun patroli.

"Kemarin kami lakukan razia itu, ada sekitar 30 senjata tajam yang diamankan. Razia itu tujuannya memangkas pembawaan senjata tajam karena ketika senjata itu ada di badan seseorang, maka kapan saja bisa disalahgunakan," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
5 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Biak Numfor Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

6 hari lalu

Penembakan di Lembah Baliem, 2 Pelaku Diduga Anak Buah KKB Pimpinan Egianus Kogoya

6 hari lalu

Hasil Olah TKP Penembakan di Lembah Baliem, Polisi Temukan 8 Selongsong Peluru

10 hari lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

16 hari lalu

Optimalkan WPPNRI 717, Yulianus Rumboisano Dorong Tuna Sirip Biru Jadi Penopang PAD Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal