Polisi Buru Pelaku Bakar Perempuan Dituduh Penculik Anak, Siap-Siap Dipenjara

Chanry Andrew Suripatty
Forkopimda Kota Sorong saat membahas penanganan aksi main hakim warga bakar perempuan dituduh penculik anak. (Foto : iNews/Chanry AS)

SORONG, iNews.id - Polisi memburu pelaku yang membakar perempuan hidup-hidup karena dituduh sebagai penculik anak. Peristiwa memiriskan ini terjadi di Kompleks Kokoda Kilometer 8, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (24/1/2023) pagi.

Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Happy Perdana Yulianto mengatakan, anggota telah mengantongi identitas para pelaku kekerasan yang menyebabkan perempuan paruh baya meninggal dunia. Saat ini polisi sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembakaran dan penganiayaan tersebut.

"Ada 2-3 orang sedang dalam pengejaran polisi. Kami fokus pada pelaku penyiraman dan pematik api," ujarnya, Selasa (24/1/2023). 

Informasi diperoleh, korban dianiaya lantaran wajahnya mirip dengan selebaran wajah-wajah pelaku penculikan anak yang beredar luas di masyakarat. Ketika itu korban sedang melintas lalu ditangkap warga dan diarak hingga dianiaya karena dituduh sebagai penculik anak.

Aksi main hakim ini begitu keji, sebab tak hanya dianiaya, korban juga dibakar hidup-hidup oleh sejumlah orang di kelompok massa tersebut. Korban akhirnya meninggal dunia setelah dilarikan ke Rumah Sakit Selebe Solu Sorong karena luka bakar serius di sekujur tubuh.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
8 jam lalu

Kapal Pesiar WNA Jerman Dibobol di Sorong, Polisi Tangkap 1 Pelaku dan Buru 4 DPO

2 hari lalu

Kronologi Polisi di Sorong Dikeroyok Pria Mabuk, Berawal dari Lerai Perkelahian

3 hari lalu

Polisi Dikeroyok di Sorong Papua Barat, 2 Pelaku Ditangkap 2 Orang Buron

3 hari lalu

Longboat Hanyut di Perairan Pulau Yelfius Sorong, 3 Orang dalam Pencarian

5 hari lalu

Pria di Lampung Timur Tikam Tetangga, Menangis Minta Peluk Anak-Istri sebelum Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal