Puluhan Warga Sorong Tolak Rapid Test, Puskesmas: Mereka Masuk Klaster Gowa

Chanry Andrew Suripatty
Sebagian warga di Sorong menjalani rapid test. (Foto: Antara).

SORONG, iNews.id - Puluhan warga di Kelurahan Klaligi, Kota Sorong, Papua Barat, menolak rapid test untuk mendeteksi dini penularan virus corona. Padahal ada 12 orang terkonfirmasi positif di kawasan mereka bagian dari klaster Ijtima Dunia 2020 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kepala Puskesmas Malawei, Alviana Martaudang mengatakan, warga di dua RT Jalan Perikanan Kelurahan Klaligi, Distirk Manoi, menolak rapid test dan kabur ke pulau-pulau sekitar Kota Sorong.

"Informasi yang kami dapatkan mereka sudah pergi ke pulau," kata Alviana, Rabu (27/5/2020) kemarin.

Padahal ada 12 orang di kompleks permukiman mereka yang sudah positif Covid-19. Para pasien tersbeut merupakan klaster Ijtima Dunia 2020 di Kabupaten Gowa yang dikhawatirkan sudah menularkan virus ke warga sekitar.

Dia meminta warga tak takut menjalani rapid test. Sebab tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Selain itu, pemeriksaan ini dilakukan untuk kebaikan bersama warga di Kota Sorong.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
28 hari lalu

Bocah di Sorong Masuk Mes TNI Dini Hari, Diduga Curi iPhone hingga PlayStation

1 bulan lalu

Kapal Pesiar WNA Jerman Dibobol di Sorong, Polisi Tangkap 1 Pelaku dan Buru 4 DPO

1 bulan lalu

Kronologi Polisi di Sorong Dikeroyok Pria Mabuk, Berawal dari Lerai Perkelahian

1 bulan lalu

Polisi Dikeroyok di Sorong Papua Barat, 2 Pelaku Ditangkap 2 Orang Buron

3 bulan lalu

Geger! Mahasiswa Unamin Sorong Ditemukan Tewas di Depan Kos Putri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal