Ratusan Ikan dan Udang Mati Membusuk di Sungai Maralol Papua Barat

Chanry Andrew Suripatty
Ikan dan udang di Sungai Maralol Papua Barat. (Foto: iNews/Andrew Chanry).

Namun sejak perusahaan JOB Pertamina Petrochina beroperasi sejak 1990 hingga sekarang masyarakat kampung Maralol tidak lagi menggunakan air sungai Maralol.

"Pernah ada imbauan pihak perusahaan kepada masyarakat bahwa sungai tersebut sudah tercampur berbahan kimia," ujar dia.

Meski begitu, pihak perusahaan mengklaim kalau limbah produksi mereka tidak sampai membahayakan ekosistem. Di satu sisi, mereka juga menyatakan, rutin melakukan pengecekan limbah di sungai tersebut.

"Namun April 2019 ratusan ikan dan udang mati membusuk, terapung di Sungai Maralol. Ini bisa jadi karena limbah yang dibuang bertahun-tahun di sana," ujar dia.

Dia menegaskan, masyarakat telah mengambil bangkai ikan dan udang untuk diperlihatkan kepada pihak perusahaan. Diharapkan mereka dapat bertanggung jawab atas pencemaran yang merugikan masyarakat adat.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Limbah Sepatu dan Sandal di Jombang Terbakar, Api dari Pembakaran Sisa Pakan Ternak

2 bulan lalu

Olah TKP, Polisi Selidiki Penyebab Ledakan Maut Mesin di Pabrik Herbal Semarang

2 bulan lalu

Ledakan Mesin di Pabrik Herbal Semarang, 1 Pekerja Tewas 7 Luka Bakar

3 bulan lalu

Pabrik Emas di Sidoarjo Disita Bareskrim terkait Tambang Ilegal

5 bulan lalu

Terungkap Perdagangan Satwa Dilindungi di Sorong, 13 Tengkorak Buaya 91 Tulang Paus Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal