Sempat Ambruk karena Mabuk, Korban Terkena Tembakan Polisi di Jayapura Membaik

Chanry Andrew Suripatty
Kondisi korban terkena rekoset peluru mulai membaik. (Foto: iNews/Andrew).

"Informasi bahwa korban meninggal dunia adalah informasi atau berita hoax. Saya pastikan, saya sudah masuk dan menjenguk Fredrik Sem dalam kondisi stabil," kata Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, di Kota Jayapura, Papua, Rabu (4/8/2021).

Kronologi penembakan ini berawal saat ada sekelompok warga yang sedang mabuk minuman keras (miras) memalang jalan. Anggota Polsek Nimboran kemudian mendatangi TKP membubarkan massa sekaligus meminta mereka membuka palang.

Namun Fredik Sam malah nekat menyerang polisi dengan linggis. Seorang anggota Bripka PY lantas melepaskan tembakan peringatan ke arah bawah untuk menggertak pemuda tersebut, namun peluru memantul dan mengenai kepalanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
4 hari lalu

Keji! KKB Tembak 10 Pekerja Jalan di Tolikara Papua, 5 Orang Tewas 5 Luka-Luka

10 hari lalu

Kesaksian Korban Penembakan Bentrokan di Bangkalan, Diserang Rombongan Pelaku 10 Mobil

11 hari lalu

Olah TKP Bentrokan di Bangkalan, Polisi Temukan Sejumlah Selongsong Peluru dan Sajam

11 hari lalu

Kronologi Bentrokan di Bangkalan, Berawal Teguran Parkir Mobil hingga Berujung Penembakan

11 hari lalu

Bentrokan di Bangkalan Berujung Penembakan, 1 Orang Terluka 2 Mobil Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal