Tangkap Ikan Secara Ilegal, 21 Nelayan Merauke Jalani Hukuman di Papua Nugini

Antara
Sebanyak 21 nelayan asal Merauke menjalani hukuman di Papua Nugini karena kedapatan menangkap ikan secara ilegal di perairan negara tetangga tersebut. (Foto: Ilustrasi/Suryono Sukarno)

JAYAPURA, iNews.id - Sedikitnya 21 nelayan asal Merauke menjalani hukuman di dua wilayah di Papua Nugini (PNG). Seluruhnya ditangkap akibat menangkap ikan secara ilegal di perairan PNG.

"Kedubes dan Konsulat Indonesia terus mendampingi warga yang menjalani hukuman di PNG," kata Konsul Indonesia di Vanimo, Papua Nugini, Allen Simarmata, Jumat (30/12/2022).

Dia memerinci, sebanyak delapan nelayan di antaranya menjalani hukuman di Daru, Provinsi Western. Sementara 13 ABK KMN Arsyila 77 dan 21 ABK KMN Baraka Faris menjalani hukuman di Penjara Bomana, Port Moresby.

Puluhan nelayan itu dijadwalkan selesai menjalani hukuman secara beragam. Mulai dari  April dan November 2023 mendatang.

Dia mengatakan, empat WNI yang ditangkap otoritas PNG pada Sabtu (24/12/2022) lalu masih menjalani pemeriksaan di West Deco, Vanimo. Menurut dia, keempat WNI yang membawa aneka barang itu diajak dengan menggunakan perahu cepat milik temannya yang berkebangsaan PNG, namun setibanya di Daco langsung ditangkap.

"Mereka memang tidak ditahan di tahanan polisi tetapi dititipkan di Konsulat Indonesia di Vanimo sambil menunggu proses selanjutnya," kata Simarmata.

Dia mengaku, keempat WNI itu sebelumnya sudah diperiksa pejabat imigrasi PNG terkait kasus masuk negara tanpa izin.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
13 jam lalu

Nelayan Inhil Diterkam Buaya 5 Meter hingga Luka-Luka, Bertahan di Sampan 6 Jam

15 hari lalu

Kapal Mati Mesin Diterjang Ombak Tinggi, 4 Nelayan Terombang-ambing di Laut Bangka

26 hari lalu

WNA Papua Nugini Ditangkap di Jayapura, Bawa 40 Paket Ganja Seberat 500 Gram

30 hari lalu

Nelayan Situbondo Hilang saat Melaut Ditemukan Meninggal, Tangis Keluarga Pecah

1 bulan lalu

Kronologi Kapal Bawa 11 Nelayan Tenggelam di Konawe Utara, Lambung Bocor Dihantam Ombak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal