Keluarga meminta transparansi mengenai kronologi kejadian, status hukum terduga pelaku, dan proses penanganan perkara melalui peradilan militer.
Perwakilan keluarga, Lantoga Sapua, mengatakan keluarga masih membutuhkan penjelasan menyeluruh mengenai insiden yang merenggut nyawa Jihad. Sejauh ini, keluarga baru menerima informasi awal bahwa terduga pelaku telah ditangani secara internal oleh kesatuan.
Namun, keluarga belum memperoleh penjelasan terperinci mengenai kronologi kejadian maupun status hukum terduga pelaku.
"Kami butuh kepastian dan keterbukaan. Keluarga hanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana proses hukum terhadap pelaku," ujar Lantoga Sapua, Senin (26/10/2026).