Tim Gabungan TNI-Polri Kejar KKB yang Bunuh 31 Pekerja di Nduga Papua

Chanry Andrew Suripatty
Irfan Ma'ruf
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. (Foto: Dok.iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Tim gabungan TNI/Polri sudah diterjunkan ke lokasi kejadian pembunuhan 31 pekerja jembatan PT Istaka Karya di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Tim gabungan juga mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ndugama pimpinan Egianus Kogoyo.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, mewakili Kepolisian Daerah Papua turut berduka cita atas meninggalnya para korban dan mengecam tindakan biadab yang tidak manusiawi yang dilakukan KKB. “Tim gabungan TNI-Polri sudah diterjunkan ke TKP. KKB ini telah sering melakukan tindakan tidak manusiawi dari sebelum Pilkada, penyanderaan terhadap para guru dan Tenaga kesehatan di Distrik Mapenduma Kabupaten Nduga,” katanya, Senin (3/12/2018).

Dia mengatakan, para pekerja tersebut membangun jembatan untuk menghubungkan suatu daerah guna memperlancar pembangunan. Namun karena aksi tidak manusiawi KKB tersebut pembangunan jembatan menjadi terhambat.

Informasi diperoleh iNews, aksi keji itu terhadap puluhan pekerja dari PT Istaka Jakarta diduga karena KKB Ndugama pimpinan Egianus Kogoyo tidak terima setelah salah satu pekerja jembatan mengambil foto Upacara Peringatan HUT OPM pada 1 Desember 2018 lalu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

8 Orang Ditangkap terkait Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka

4 hari lalu

TNI Kuasai Tempat Transit OPM di Intan Jaya, Sejumlah Senpi dan Amunisi Disita

4 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

4 hari lalu

Polda Papua Hentikan Penyidikan 5 Tersangka Ledakan Mortir di Biak, Seluruhnya Tewas

5 hari lalu

Update Ledakan Bom PD II di Biak Numfor, 9 Korban Tewas Teridentifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal