Tim Gabungan TNI-Polri Temukan 1 Jenazah Korban KKB, 4 Masih Hilang

Chanry Andrew Suripatty
Pasukan gabungan TNI/Polri mengevakuasi satu jenazah korban KKB di Nduga, Papua. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew Suripatty)

"Saat ini, pasukan gabungan TNI-Polri telah menguasai dan menduduki Distrik Yigi dan Mbua. Situasi di Distrik Mbua pasca-penyerangan KKB terhadap pos TNI berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat normal kembali," ujar Aidi.

Sebelumnya, aparat gabungan TNI-Polri telah mengevakuasi 16 jenazah korban pembantaian KKB di Distrik Yigi, Nduga. Ke-16 jenazah telah diterbangkan ke kampung halaman masing-masing melalui Timika pada Jumat (7/12)2018).

Dari data Polda Papua, total 28 pekerja jembatan dari PT Istaka Karya di Distrik Yigi, Nduga.  Dari jumlah tersbeut, 19 orang meninggal dunia, 17 telah ditemukan dalam kondisi tewas, tujuh orang selamat, dua jenazah belum ditemukan, dan dua lainnya diduga selamat dan masih dalam pencarian.

Sebelumnya, pada hari Sabtu (1/12/2018) lalu, KKB yang mengklaim dirinya sebagai kelompok tentara Organisasi Papua Merdeka (OPM) membantai dengan keji para pekerja PT Istaka Karya yang sedang mengerjakan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Selanjutnya pada Senin (3/12/2018) sekitar pukul 18.30 WIT, KKB menyerang Pos TNI 755/Yalet, Distrik Mbua, hingga menyebabkan satu prajurit tewas dan lainnya mengalami luka tembak.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 hari lalu

Momen Haru 449 Prajurit TNI Kembali ke Blora usai Setahun Bertugas di Papua

5 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,9 Guncang Sarmi Papua

8 hari lalu

17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana

20 hari lalu

Mencekam! Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI

24 hari lalu

Kontak Tembak Pecah di Nduga, TNI Pukul Mundur OPM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal