Tolak Dialog, OPM Klaim Bertanggung Jawab Atas Penembakan Prajurit TNI

Chanry Andrew Suripatty
Prajurit TNI AD mendapat perawatan intensif setelah ditembak OPM Papua. (Foto: iNews/Chanry Andrew )

Saat ditanya adanya tawaran dialog khusus dalam kerangka damai dengan Pemerintah Indonesia. Sebby menegaskan, OPM menolak melakukan dialog khusus dengan pihak pemerintah Indonesia. 

"Kami tidak mau dan tidak minta dialog khusus dengan pemerintah Indonesia. Kami minta perundingan Internasional di bawah mediasi PBB. Sekali lagi. pertemuan segitiga dengan mediasi yang dilakukan oleh PBB. Itulah yang kami mau. Kalau tidak ada itu, kami tetap melakukan perlawanan dengan Indonesia,” katanya. 

Diketahui, Prada Ginanjar, anggota peliputan atau pers dari Satuan Yonif 400/Banteng Raiders gugur ditembak OPM. Saat kejadian, korban sedang berada di pos komando taktis (poskotis) Kampung Mamba.

KKB kemudian menembaki poskotis tersebut dan mengenai korban. Prada Ginanjar mengalami luka di bagian pinggang, tembus hingga ke perutnya.

Korban meninggal dunia saat mendapat pertolongan pertama dari rekan-rekan di pos tersebut. Jenazah Prada Ginanjar kini sudah dievakuasi ke RSUD Mimika.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
4 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Sisir Hutan Intan Jaya, Temukan Honai Simpan Ratusan Selongsong Peluru

27 hari lalu

Kontak Tembak TNI-OPM di Intan Jaya, Pangkogabwilhan III Tegaskan Penegakan Hukum

27 hari lalu

Kronologi Kontak Tembak TNI dan OPM di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Tewas

27 hari lalu

Mencekam! Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI

2 bulan lalu

TNI Gerebek Honai di Intan Jaya, Temukan Senjata Rakitan hingga Bendera OPM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal