Ujaran Rasisme Sudah Ditangani Mabes Polri, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Antara
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab. (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Masyarakat Papua diminta tenang menyikapi ujaran kebencian bernada rasisme terhadap aktivis Natalius Pigai. Sebab kasus yang melibatkan politikus Ambroncius Nababan sudah ditangani Mabes Polri.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, masyarakat jangan sampai terprovokasi untuk melakukan aksi-aksi unjuk rasa. Sebab pelaku ujaran kebencian ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Karena itu masyarakat di Papua diminta tidak terprovokasi dan tetap tenang serta tidak melakukan aksi-aksi," kata Irjen Pol Waterpauw di Kota Jayapura, Papua, Selasa (26/1/2021).

Dia juga mengatakan, sudah menerima perwakilan tokoh masyarakat yang ingin melaporkan pernyataan Ambroncius Nababan hingga viral di media sosial tersebut. Masalah ini sudah ditangani langsung Bareskrim Mabes Polri.

Sebelumnya Kerukunan Masyarakat Batak di Papua mengecam pernyataan bernada rasisme yang dilontarkan Ambroncius Nababan. Pernyataan tersebut dipastikan tidak mewakili golongan atau kelompok tertentu.

"Kerukunan Masyarakat Batak Provinsi Papua meminta polisi untuk mengusut tuntas serta memprosesnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Ketua Kerukunan Masyarakat Batak, Kenan Sipayung.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
4 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Jaringan Senjata dan Amunisi di Jayapura, 298 Peluru Disita

18 hari lalu

Gempa Terkini Magnitudo 5,1 Guncang Jayapura Papua

20 hari lalu

Sakit Hati Dituduh Mencuri, Pria Mabuk di Jayapura Bakar 3 Rumah Warga dan Kosan

24 hari lalu

Gempa Terkini Guncang Sentani Papua, Getaran Terasa hingga Jayapura

3 bulan lalu

Penampakan Senjata Api dan Amunisi Ilegal Diduga Dipasok untuk KKB Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal