Wapres Ma'ruf Amin: Isu Keamanan di Papua Tak Bisa Digeneralisasi

Antara
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan keterangan pers di Sumatera Utara, Rabu (15/2/2023). (ANTARA/BPMI Setwapres)

"Kalau ada kelompok mengatasnamakan Papua, itu sudah tidak relevan lagi," ucapnya.

Wapres juga menyampaikan untuk menjaga kestabilan keamanan di Tanah Papua, perlu adanya aksi defensif aktif dari para penegak hukum dan penjaga keamanan wilayah.

"Bukan ofensif, tetapi defensif aktif untuk melakukan perlindungan," ujarnya.

Wapres meyakini terciptanya keamanan merupakan salah satu kunci utama dalam melaksanakan pembangunan di Papua. Oleh karena itu, Wapres meminta jajaran pengamanan wilayah dapat terus mengawal terciptanya suasana aman dan damai di wilayah Papua.

"Petugas keamanan, ada Kapolda, Pangdam, Danrem dan akan dilakukan pengawalan-pengawalan," katanya.

Dengan demikian, seluruh upaya pembangunan kesejahteraan Papua yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya dapat diterima oleh seluruh masyarakat.

"Kita (pemerintah) ingin pendekatan kita kan pembangunan kesejahteraan. Pembangunan kesejahteraan ini tidak bisa berjalan dengan baik kalau keamanan tidak bisa kondusif. Lima provinsi (di Papua) kondusif, pada satu provinsi (Papua Pegunungan) akan kita buat kondusif. Nanti keamanan akan kita buat bagaimana perlindungan kepada masyarakat, proyek-proyek yang kita jadikan pembangunan akan diperketat (penjagaannya)," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

57 tahun lalu

Tragis! Remaja di Jayapura Tewas Diduga Dibakar Ibu Angkat

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal