Wapres Ma'ruf Amin: Isu Keamanan di Papua Tak Bisa Digeneralisasi

Antara
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan keterangan pers di Sumatera Utara, Rabu (15/2/2023). (ANTARA/BPMI Setwapres)

"Kalau ada kelompok mengatasnamakan Papua, itu sudah tidak relevan lagi," ucapnya.

Wapres juga menyampaikan untuk menjaga kestabilan keamanan di Tanah Papua, perlu adanya aksi defensif aktif dari para penegak hukum dan penjaga keamanan wilayah.

"Bukan ofensif, tetapi defensif aktif untuk melakukan perlindungan," ujarnya.

Wapres meyakini terciptanya keamanan merupakan salah satu kunci utama dalam melaksanakan pembangunan di Papua. Oleh karena itu, Wapres meminta jajaran pengamanan wilayah dapat terus mengawal terciptanya suasana aman dan damai di wilayah Papua.

"Petugas keamanan, ada Kapolda, Pangdam, Danrem dan akan dilakukan pengawalan-pengawalan," katanya.

Dengan demikian, seluruh upaya pembangunan kesejahteraan Papua yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya dapat diterima oleh seluruh masyarakat.

"Kita (pemerintah) ingin pendekatan kita kan pembangunan kesejahteraan. Pembangunan kesejahteraan ini tidak bisa berjalan dengan baik kalau keamanan tidak bisa kondusif. Lima provinsi (di Papua) kondusif, pada satu provinsi (Papua Pegunungan) akan kita buat kondusif. Nanti keamanan akan kita buat bagaimana perlindungan kepada masyarakat, proyek-proyek yang kita jadikan pembangunan akan diperketat (penjagaannya)," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
9 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Biak Numfor Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

13 hari lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

20 hari lalu

Optimalkan WPPNRI 717, Yulianus Rumboisano Dorong Tuna Sirip Biru Jadi Penopang PAD Papua

21 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,3 Guncang Sarmi Papua Siang Ini

27 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal