MATARAM, iNews.id - Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih menunggu laporan dari tim di lapangan atas dampak gempa bumi berkekuatan 5,7 skala richter (SR) yang mengguncang daerah tersebut, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 08.02 WIB.
Kepala BPBD Kota Mataram, Kurnia Mulyadi mengatakan, pihaknya telah meminta jajaran kelurahan dan kecamatan untuk segera melaporkan dampak gempa di wilayah masing-masing. baik laporan kerusakan maupun korban jiwa.
"Meskipun sesungguhnya kami berharap, laporan yang kami terima nihil yang mengindikasikan kondisi Mataram dan warga kota aman terkendali pascagempa bumi," kata Kurnia di kantor BPBD Kota Mataram, NTB.
Laporan dampak gempa, kata dia, bisa disampaikan langsung ke posko utama di kantor BPBD Mataram di Jalan Lingkar Selatan, via telepon atau call center, maupun melalui tim reaksi cepat (TRC).
Dua regu anggota TRC juga sudah melakukan patroli di tiap-tiap kelurahan serta sejumlah titik rawan lainnya. Mereka bertugas bukan cuma melihat dampak gempa, tapi memantau kondisi lapangan, khususnya antisipasi gelombang pasang di pantai dan aliran sungai.