Brimob Ditarik dari Pubabu, Kapolres TTS: Tidak Ada Tindakan Represif

Emanuel Kau Suni
Antara
Polres TTS menarik personel Brimob dari Pubabu, NTT menyusul video tindakan represif ke warga. (Foto: Antara)

KUPANG, iNews.id - Polres Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menarik personel Brimob dari Pubabu, Besipae. Penarikan Brimob tersebut menyusul desakan dari berbagai pihak setelah beredarnya video yang memperlihatkan adanya tindakan represif terhadap warga Pubabu pada 18 Agustus 2020.

"Sudah ditarik pada 19 Agustus 2020," kata Kapolres Timor Tengah Selatan AKBP Arya Sandi, Minggu (23/8/2020).

Dia juga menegaskan tidak ada tindakan represif terhadap warga di Pubabu, Besipae, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

"Tidak ada tindakan represif, petugas tidak ada yang menyentuh masyarakat, apalagi menyakiti," kata AKBP Arya Sandi.

Tembakan gas air mata tersebut guna menggeser warga yang bersikeras untuk tidak ingin keluar dari tempat mereka berkumpul, sebab belum ada penyelesaian yang jelas terhadap konflik tanah tersebut.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
8 hari lalu

Gempa Dangkal M 4,7 Guncang Labuan Bajo NTT, Berpusat di Laut

22 hari lalu

Kodam XXVII Sobe Sonbai Diresmikan Presiden, NTT Tak Lagi di Bawah Teritorial Udayana

24 hari lalu

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Getaran Terasa Kuat hingga Skala V MMI

2 bulan lalu

Viral Pelaku Penembakan ASN di Jayawijaya Ambil HP Korban, Video Call dengan Keluarganya

2 bulan lalu

Gunung Ili Lewotolok Erupsi, 2 Bandara di NTT Ditutup Sementara Imbas Abu Vulkanik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal