Hari Kejepit, Plt Wali Kota Madiun Pastikan Layanan Perizinan Tetap Normal

Rizqa Leony Putri
Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, meninjau Kantor Kelurahan Kejuron, Jalan Kapten Saputro, Kecamatan Taman, Kota Madiun. (Foto: dok Pemkot Madiun)

MADIUN, iNews.id - Pemerintah Kota Madiun memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung normal usai libur Iduladha, Jumat (29/5/2026). Hal itu untuk menepis anggapan adanya banyak pegawai yang malas bekerja pada 'hari kejepit', sebab Sabtu merupakan libur akhir pekan.

Kepastian layanan di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berlangsung normal ditinjau langsung oleh Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Tujuan sidak utama Bagus Panuntun di antaranya sejumlah kantor kelurahan dan instansi lain yang sering menerima layanan masyarakat. Dengan menaiki sepeda, sidak dimulai di Kantor Kelurahan Kejuron di Jalan Kapten Saputro, Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, serta Kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun di Jalan Mastrip, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Orang nomor satu di Pemkot Madiun itu memastikan masyarakat yang datang ke kantor pemerintahan Kota Madiun tetap mendapatkan pelayanan terbaik meski ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menerapkan sistem Work From Home (WFH) dan bertepatan dengan 'hari kejepit'.

"Semua berjalan normal dan saya berharap karena ini hari yang pendek juga, semua pelayanan masyarakat tetap sesuai dengan SOP," ucap Bagus di sela sidaknya.

Dengan sering melakukan sidak santai sambil bersepeda, Bagus mengaku menemukan banyak hal yang harus dibenahi dalam melayani warga Kota Madiun. 

Misalnya, saat sidak di Kantor Kelurahan Kejuron, dirinya menemukan perlunya penataan ruang pelayanan agar lebih optimal meski berada di lahan yang terbatas. Selain itu, dia juga mendorong percepatan digitalisasi pelayanan masyarakat supaya lebih efektif dan efisien.

Hal yang perlu dibenahi juga terjadi di Dinas Pendidikan Kota Madiun. Di tempat itu, Bagus menilai pelayanan perizinan yang dianggap perlu dibuat lebih cepat, mudah, dan transparan. Hal itu lantaran masyarakat kerap mengalami kebingungan terkait alur dan persyaratan administrasi, khususnya perizinan lembaga pendidikan.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Liburan Sekolah Seru di éL Hotel Bandung, Ada Mini Timezone hingga Kids Cooking Class

57 tahun lalu

Pemkab Bogor Luncurkan Program KAMI Mendengar, Ruang Dialog Pemerintah dan Anak Sekolah 

57 tahun lalu

HUT ke-344 Kota Tapis Berseri, Ribuan Warga Meriahkan Bandar Lampung Color Run 2026

57 tahun lalu

Nyalakan Obor Perjuangan di HUT ke-108, Plt Wali Kota: Wujudkan Madiun Mendunia

57 tahun lalu

Bupati Bogor Kunjungi Pembibitan Ikan Koi Milik Warga, Dorong Kualitas Berdaya Saing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal