Jadi Korban Penusukan, Syekh Ali Jaber: Saya Minta Umat Islam Jangan Terprovokasi

Andres Afandi
Antara
Syekh Ali Jaber saat memberikan keterangan pers terkait kasus penusukan dirinya di Bandarlampung. (Foto: iNews/Andres Afandi)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Syekh Ali Jaber meminta kepada umat Islam dan masyarakat agar tidak terprovokasi atas peristiwa penikaman yang menimpanya saat acara Satu Juta Hafidz di Masjid Falahuddin, Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, Minggu (13/9/2020) petang.

Pendakwah asal Arab Saudi itu juga meminta masyarakat tetap tenang dan selalu menjaga kebersamaan.

"Saya ingin sampaikan kepada umat dan masyarakat jangan sampai terprovokasi dengan kejadian ini dan tetap menjaga ketenangan dan kebersamaan serta kesatuan karena ini adalah ujian," kata Syekh Ali Jabar di Bandarlampung, Senin (14/9/2020).

Dia meminta agar seluruh elemen masyarakat tetap bersabar dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum apapun ataupun berburuk sangka (suuzon) kepada siapapun dan tetap berbaik sangka (khusnuzon).

"Memang beredar isu-isu kok kalau ulama yang diserang, pelakunya dibilang orang gila tapi kalau pelakunya dibilang teroris. Sabar.. sabar..kiami harus berbaik sangka karena banyak orang mau memadamkan cahaya Al-Quran tapi yakini tidak ada yang mampu padamkan cahaya itu," kata dia.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pria di Makassar Tewas Ditikam Teman Kos, Pelaku Tersinggung dengar Ucapan Korban 

6 hari lalu

Cemburu hingga Tak Mau Diajak Bersetubuh, Suami di Gorontalo Tusuk Istri 15 Kali

13 hari lalu

Kronologi Mahasiswa Papua Tewas Ditusuk Teman di Malang, Berawal dari Miras Berujung Cekcok

13 hari lalu

Cekcok karena Cemburu, Mahasiswa asal Papua Selatan Tewas Ditikam Teman di Malang

20 hari lalu

Cekcok Parkir Berujung Maut! Ini Kronologi Plt Kepala KUA di OKU Selatan Tewas Ditusuk Tetangga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal