Satgas TNI Gagalkan Penyelundupan 860 Liter BBM di Perbatasan RI-RDTL

Andi Mohammad Ikhbal
Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 408/Sbh menunjukkan BBM illegal yang itu akan diselundupkan ke Timor Leste. (Foto: Dispenad)

JAKARTA, iNews.id - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL Sektor Timur, Yonif Raider 408/Sbh kembali mengagalkan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah sebanyak 860 liter. BBM illegal itu akan diselundupkan ke Timor Leste.

Dansatgas Yonif Raider 408/Sbh Mayor Inf Joni Eko Prasetyo mengatakan, penggagalan penyelundupan BBM itu dilakukan di 2 tempat yang berbeda. Pertama di Desa Tohe, Kecamatan Raihat oleh Pos Nunura Kipur 2. Sementara yang kedua di Dusun Beilaka, Desa Silawan, Kecamatan Tastim oleh Pos Damar Kipur 1.

“Tindakan ini kami lakukan karena adanya aduan dari masyarakat melalui salah satu pos yang terdekat, yaitu Nunura dan Damar,” ujar Prasetyo dalam rilisnya yang diterima iNews.id, Kamis (23/1/2019).

Dia mengungkapkan, pengungkapan kasus penyelundupan ini bermula dari informasi masyarakat kepada anggota tentang tempat penimbunan BBM. Hal ini tidak lepas dari kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam hal menjaga lingkungannya.

“Ini juga berkat kedekatan dan kepercayaan masyarakat kepada satgas untuk bersama-sama mencegah berbagai tindakan yang merugikan dan membahayakan mereka,” katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 bulan lalu

Polda Jateng Bongkar Penyelundupan 1.727 Kendaraan ke Timor Leste Senilai Rp50 Miliar

5 bulan lalu

Hasil Piala AFF U-17, Garuda Asia Bantai Timor Leste 4-0 Tanpa Balas!

5 bulan lalu

Polisi Tangkap Bos Arisan Bodong di Trenggalek, Sempat Kabur ke Timor Leste

11 bulan lalu

Prajurit Kostrad Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal di Perbatasan, Pelaku Kabur ke Timor Leste

1 tahun lalu

Genjot Kualitas Lulusan, PKM UNY dan IPDC Timor Leste Gelar Workshop Pengukuran CPL

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal