3 Nelayan di Makassar Ditangkap, Diduga karena Protes Penambangan Laut

Muhammad Arham Hamid
Warga evakuasi perahu milik nelayan yang rusak. (Foto: iNews/Arham Hamid).

MAKASSAR, iNews.id - Tiga orang nelayan di Pulau Kodingareng, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap karena diduga memprotes aktivitas penambangan laut. Salah satu kapal mereka ditenggelamkan, karena dianggap melawan petugas.

Informasi yang dihimpun iNews.id, inisiden ini terjadi pada Minggu (23/8/2020) lalu. Ketika itu para nelayan melihat aktivitas penambangan pasir yang dilakukan Kapal Queen of Nederlands, milik PT Boskalis.

Ketika itu para nelayan ini berusaha mengadang aktivitas tersebut. Namun anggota Dit Polairud Polda Sulsel menggunakan satu kapal perang dan empat sekoci mendatangi nelayan yang protes.

Salah satu nelayan didatangi dan ingin diborgol namun dia menolak. Nelayan tersebut diancam, kemudian kapal miliknya ditenggelamkan, namun korban sempat menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.

"Ada dua kapal nelayan ditenggelamkan dan satu dirusak," kata Kepala Divisi Tanah dan Lingkungan LBH Makassar, Edy Kurniawan, di Kota Makassar, Sulsel, Selasa (25/8/2020).

Tiga nelayan diamankan polisi atas nama Safaruddin, Faisal dan Baharuddin. Sementara tim dari LBH belum mendapat izin untuk menemui tiga nelayan tersebut.

"Hingga kini tim LBH Makassar belum bisa menemui tiga nelayan yang ditangkap," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
20 jam lalu

Antrean BBM Mengular hingga Ratusan Meter di Makassar, Sulsel Terapkan Ganjil Genap

2 hari lalu

Bentrok Mencekam di Makassar, 2 Kelompok Warga Saling Serang Batu, Busur, dan Petasan!

3 hari lalu

Kelangkaan BBM Picu Antrean Panjang hingga Ganggu Lalu Lintas di Makassar

4 hari lalu

Modus Pura-Pura Bantu Motor Mogok, 4 Begal di Makassar Rampas HP Pemotor!

4 hari lalu

Eksekusi Lahan 1.000 Meter di Makassar Ricuh, Petugas Dihujani Batu hingga Busur!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal