Aktivitas Warga Luwu Lumpuh akibat Banjir, Akses Gunakan Perahu

Nasruddin Rubak
Banjir yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan sejak tiga terakhir membuat aktivitas warga lumpuh. (Foto: Nasruddin Rubak).

LUWU, iNews.id- Banjir yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan sejak tiga terakhir membuat aktivitas warga lumpuh. Banjir menyebabkan sejumlah desa terisolasi dan hanya bisa diakses menggunakan perahu.

Tingginya intensitas curah hujan menjadi pemicu utamanya banjir. Selain rumah, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum, seperti sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan dan akses jalan antardesa.

Warga berharap pemerintah kabupaten segera mengambil tindakan untuk melakukan penanggulan banjir di daerah itu. Terutama, kata dia memperbaiki tanggul sungai yang jebol akibat hujan deras.

"Harapan kita pemerintah supaya membantu mengatasi Sungai Ronggong. Tanggul dibutuhkan supaya hidup kami aman," ujar Hamza salah satu korban banjir di Desa Lara, Kamis (25/4/20240).

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan 43 desa di 13 kecamatan terdampak banjir dan bencana tanah di Luwu Utara. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah karena masih dilakukan asesmen.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Pohon Mahoni Berusia 100 Tahun Tumbang Timpa 4 Rumah di Medan, 2 Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal