Tanggul Sungai Jebol akibat Hujan Lebat, Permukiman Warga di Luwu Kebanjiran

Binti Mufarida
Banjir di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan melanda permukiman warga di dua dusun, Desa To'lemo dan satu dusun di Desa Bululondong, Kecamatan Lamasi. (Foto: BNPB).

JAKARTA, iNews.id-Banjir melanda Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (23/4/2024). Banjir terjadi pukul 03.00 WITA akibat tanggulsungai jebol setelah diguyur hujan lebat selama 10 jam.

Luapan air sungai berdampak pada terendamnya akses jalan dan permukiman warga di dua dusun, Desa To'lemo dan dan satu dusun di Desa Bululondong, Kecamatan Lamasi.

“Tercatat warga terdampak di dua desa Kecamatan Lamasi sebanyak 100 Kepala Keluarga. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (25/4/2024).

Sementara itu, BPBD Kabupaten Luwu saat ini dalam penanganan banjir melakukan kaji cepat dan pertolongan kepada warga terdampak. Informasi dari BPBD Kabupaten Luwu Kamis (25/4/2024) kondisi banjir berangsur surut.

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah Kabupaten Luwu pada Jumat (26/4/2024) kondisi cuaca pagi hingga siang berawan sedangkan sore hingga malam hujan sedangkan kondisi cuaca pada Sabtu (27/4/2024) kondisi cuaca pada siang berawan, saat sore hingga malam hujan.

Antisipasi banjir susulan karena faktor cuaca BNPB menghimbau kepada Pemerintah daerah dan masyarakat agar waspada bila terjadi hujan dengan intensitas tinggi lebih dari 1 jam terutama bagi masyarakat tinggal di daerah rawan banjir agar segera melakukan evakuasi mandiri ke daerah yang lebih aman.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
19 hari lalu

NTT Diguncang 7.029 Gempa Susulan, BNPB Minta Warga Waspada hingga September

19 hari lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 103 Orang, Terbanyak di Manggarai

21 hari lalu

Viral Camat Protes Bantuan Gempa, Pemkab Manggarai Timur Buka Suara

21 hari lalu

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 91 Orang, 1.286 Luka-Luka

24 hari lalu

BNPB: Kekeringan Landa Klaten Jateng Berdampak ke 12.946 Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal